Surat Duka Untuk Sahabatku, Ahmad Nidhomul Muluk

(Almarhum Sahabat Ahmad Nidhomul Muluk)
Innalillahi wainna ilaihi rojiun , telah pulang ke rahmatullah sahabat tercinta kita, Kader PMII Rayon Saintek Komisariat UIN Walisongo Semarang, Ahmad Nidhomul Muluk. Mahasiswa angkatan 2017 Jurusan Matematika.
Semoga kebaikanmu sahabat dijadikan nilai ibadah oleh Allah dan ditempatkan di tempat yang baik di sisinya serta dikumpulkan dengan pendiri PMII yang telah berjuang demi bangsa dan agama sebagaimana tujuan dari organisasi ini didirikan.
Kami berduka atas meninggalmu sahabat, semoga engkau tenang di alam sana…
Sahabat…. Semenjak engkau dibaiat dan bergabung dengan kami di PMII, sampai kapan pun engkau telah menjadi sahabatku bahkan sampai kepulanganmu selamanya pada hari ini Sabtu 5 Januari 2019 engkau adalah sahabatku. Sampai kapan pun sahabat.
Meski sebagian kita tidak pernah tatap muka secara langsung, tidak pernah berjumpa dalam suatu pertemuan, dan tidak pernah berada dalam satu forum untuk mengenalmu, tapi engkau adalah sahabatku yang disatukan dalam organisasi besar ini.
Apapun yang kamu lakukan buat PMII suatu bentuk perjuangan dan pengabdian terhadap organisasi yang didirikan demi tujuan mulia ini yaitu kebaikan bagi bangsa, negara, dan agama.
Pengabdian banyak caranya dan beragam jalanya sesuai apa yang kita mampu dan kita bisa. Pengabdian di PMII tidak saja berupa pengatahuan untuk disampaikan, tidak hanya berupa materi untuk diberikan.
Tapi apapun yang bisa kita berikan untuk organisasi ini, demi kebaikan dan kebesaran organisasi ini dan demi terselenggaranya kegiatan yang diadakan PMII seperti yang engkau lakukan sebelum kepulanganmu saat itu juga,
itu merupakan bentuk perjuangan dan pengabdian terhadap organisasi ini yang di dalamnya terdapat nilai kebaikan dan nilai guna yang baik dan bermanfaat bagi orang lain.
Dan engkau sahabat, engkau telah melakukan itu semua. Semoga amal baikmu diterima oleh Allah SWT. Sahabat..! semoga engkau tenang di alam sana…
Sahabatmu percaya engkau orang baik sahabat, engkau orang yang bertanggungjawab atas tindakanmu dan atas organisasimu.
Semua orang yang berada di sampingmu sangat kehilangan atas kepergianmu yang begitu cepat itu sahabat.
Engkau sebagai almapaba telah menjadi leader baik yang berusaha menyatukan pedapat ketika terjadi pergolakan, engkau mau merangkul semuanya tanpa pandang bulu dan pandang nama, dan selalu mengingatkan sahabat yang lain untuk berjuang bersama sampai akhir hayat
Seperti pesanmu pada sahabatmu yang lain waktu itu. engkau pernah berucap : “ Ketua angkatan masanya sampe akhir hayat, begitupun anggotanya. Tak ada alasan untuk pergi menghilang dan melupakan,” pesanmu begitu dalam sahabat untuk keberlangsungan organisasi yang engkau ikuti dan perjuangkan itu.
Orang di sekitamu menangis sahabat. Doa dan ucapan selamat duka dan balasungkawa selalu berdatangan dari orang dekatmu menggiring kepergian langkahmu untuk berjumpa dengan tuhanmu sahabat.
“hari ini rajawali yang gagah menangis pak, hari ini rajawalimu yang tengah berpetualang kembali kerumahnya pak, namun berurai air mata. Hari ini rajawalimu yang merindukanmu harus berlapang dada melepaskan kepergianmu. Mengapa ini harus menjadi pertemuan terakhir kita? mengapa kamu harus tersenyum menenangkan semalam jika akhirnya pergi meninggalkan ? aku bersedih atas semua ini karena rajawali.

Namun aku tak pernah menyesal berada di antara rajawali karena denganya aku bisa mengenal sosok terbaik sepertimu pak, terima kasih pak. Semoga amal ibadah dan baktimu diterima allah,” ini pesan sahabat-sahabatmu yang begitu berduka merasa kehilangan atas kepergianmu selamanya sahabat.
Semoga engkau tenang di alam sana.
Doa dari sahabatmu selalu mengiringi kepergianmu.
“Semoga khusnol khotimah sahabat,”

“tempat terbaik untuk orang yang baik,”

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, keluarga besar PMII berduka, salah satu kader terbaiknya telah berpulang ke rumah yang sebenarnya. Untuk sahabat Nidhomul Muluk, semoga tenang dan khusnul khotimah. Kami menyayangimu, tapi tuhan lebih sayAng kepadamu,”

“Semoga dari setiap amal lantunan sholawatnya diampuni dosanya, dan ditempatkan di tempat yang layak disisinya. Tidak ada do’a yang tak sampai sesuai dengan kehendaknya, semoga khusnul khotimah”

Itu ucapan dan doa dari sahabat-sahabatmu. Semua merasa kehilangan atas kepergiamu sahabat. Semoga engkau tenang di alam sana.
*Turut berduka dari kami segenab keluarga besar pengurus PMII Komisariat UIN Walisongo Semarang periode 2018-2019

pmii walisongo

3 thoughts on “Surat Duka Untuk Sahabatku, Ahmad Nidhomul Muluk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Labirin Asmara

Sen Jan 7 , 2019
(gambar : hipwee.com) oleh : Indriyani Bertahun-tahun kujejaki bumi Hamparan kesunyian pun lekas menyelimuti Senyap menyergap nyali Keheningan tak ku ingkari Hingga pada sebuah senja Aku telah terperangkap pada labirin asmara Pada pusaran kerlipan mata Yang membuat siapa saja terperangah bila memandangnya Apa ini? Dunia telah berhenti begitu saja Kala […]