KH. Nuril Huda: Perjuangkan Aswaja Sampai Kiamat!

Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) UIN Walisongo Semarang adakan halal bi halal dan doa kebangsaan pada (27/5). Acara dihadiri oleh beberapa tokoh alumni serta kader-kader PMII.

Selain itu acara yang digelar melalui aplikasi Zoom ini juga dihadiri oleh salah satu dari 13 tokoh pendiri PMII, yaitu KH. Nuril Huda.

Dalam sambutannya KH. Nuril Huda bercerita bahwa pada tahun 1960 saat itu belum ada organisasi anak muda NU yang meneruskan perjuangan Ahlussunnah Wal Jamaah sampai kiamat.

“Ketika itu NU belum ada anak muda intelek yang memperjuangkan Ahlussunnah Wal Jamaah sampai kiamat,” ucap salah satu pendiri PMII tersebut.

Beliau melanjutkan, lalu pada saat itu 13 anak muda yang mempunyai jiwa juang diundang dan dikumpulkan di Kaliurang, Yogyakarta. Dan didatangi oleh KH. Anwar Musaddad dari PBNU.

“Beliau, KH. Anwar Musaddad mengatakan anak-anak muda, tolong dirikan (organisasi) anakmuda intelek untuk meneruskan perjuangan Ahlussunnah Wal Jamaah sampai kiamat,” imbuhnya.

penulis: Aji Firman

editor: Iftahfia

Aji

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Mahbub Djunaidi: Penulis, Aktivis, dan Politisi.

Sel Jul 27 , 2021
Nama Mahbub Djunaidi atau sering disapa Bung Mahbub tentu tidak asing lagi ditelinga kader-kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Jika tidak mengenalnya mungkin bisa ikut MAPABA lagi. Tapi siapakah Mahbub Djunaidi? Dan mengapa ia bisa dijuluki sebagai Pendekar Pena? Bung Mahbub memiliki nama lengkap Mahbub Djunaidi. Ia lahir di Tanah […]