Imam Taufik, PMII Harus Paham 3 Tantangan Ini

Semarang – Imam Taufik sebagai Pembina IKA PMII UIN Walisongo yang sekaligus Rektor UIN Walisongo Semarang hadir dalam acara pelantikan PMII Komisariat UIN Walisongo, Rabu (2/10).

Tak hanya beliau, Ali Imron sebagai ketua IKA PMII Walisongo pun turut hadir dalam acara pelantikan.

Beliau berkata bahwa kader PMII harus bisa membedakan antara kader PMII dan non PMII. dimana yang perlu di tunjukan adalah akhlaknya sebagai kader.

Kader PMII harus bisa membedakan antara kader PMII dan Non PMII, dimana sebagai kader harus menunjukan akhlaq yang baik.” Pungkasnya

Imam Taufik pun menambahkan bahwa ada 3 masalah yang perlu diperhatikan kader PMII saat ini.

Pertama, Dimana Indonesia saat ini sedang tidak dalam satu presfektif. Banyak RUU yang begitu kontroversial. Sehingga rakyat berbeda presfektif yang ditimbulkan. Disini PMII seharusnya hadir dalam keadaan tersebut dalam rangka mengawal.

Kedua, Tantangan besar selanjutnya adalah tentang Radikalisme, Terorisme, dan aliran-aliran Islam menyimpang. Ajaran ASWAJA dijadikan sebagai benteng utama dalam menanggulagi hal tersebut.

Ketiga, Kader PMII saat ini sangat Minim dalam hal membaca buku, diharapkan kader PMII dapat meningkatkan hal literasi mulai dari sekarang.

Beliau juga berharap bahwa kader PMII sebagai contoh kader Ulul Albab dapat menjadi percontohan akhlaq yang baik.

Rep: Lembaga Pers & Wacana

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

PMII Walisongo Kenalkan Mahbub Dalam Peringatan Haul

Sel Okt 8 , 2019
Semarang – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Walisongo Semarang adakan peringatan haul Mahbub Djunaidi yang ke 24.Acara ini diselenggarakan di Kedai Segitigamas Ngaliyan kota Semarang.9/10. Hadir sebagai pembicara, Isfandiari putra dari Mahbub Djunaidi tokoh pejuang NU sekaligus ketua umum pertama PMII untuk memantik diskusi dengan mengambil tema “Mahbub […]