76 Tahun Kemerdekaan RI: Merdeka dari Pandemi dan Tirani

(Doc. PMII Komisariat UIN Walisongo Semarang)

Dalam rangka memperingati kemerdekaan Indonesia ke-76, PMII Komisariat UIN Walisongo Semarang adakan aksi refleksi didepan gerbang kampus 3 UIN Walisongo (18/8). Acara yang bertajuk 76 tahun Kemerdekaan Indonesia: Merdeka dari Pandemi dan Tirani itu diikuti oleh puluhan kader-kader PMII dari beberapa rayon di lingkungan Komisariat UIN Walisongo.

Dimas, Koordinator Aksi refleksi ini mengatakan bahwa tema tersebut merupakan bentuk dari protes mahasiswa terhadap pemerintah tentang penanganan Covid-19 yang tidak berpihak kepada masyarakat.

“Merdeka dari pandemi dan tirani adalah bagaimana kondisi hari ini pemerintah sangat tidak berpihak kepada rakyat, karena disisi lain kita mengalami ancaman virus corona akan tetapi kita juga mengalami penindasan secara struktural oleh kebijakan-kebijakan yang tidak menguntungkan masyarakat,” ujar mahasiswa asal Gresik itu.

“Hal itu tidak hanya berdampak pada satu aspek, tetapi hampir disemua aspek. Misalnya pendidikan, ekonomi, politik, sosial, lingkungan dan lainnya,” imbuhnya.

Sementara itu Asyrof, selaku koordinator lapangan refleksi mengungkapkan tentang jalannya acara refleksi ini dari awal hingga akhir.

“Acara refleksi ini alhamdulillah lancar, ya. Dari masa aksi tertib protokol kesehatan, memakai masker, jaga jarak, dan menggunakan handsantizer,” ucap mahasiswa semester 5 itu.

Dia juga menambahkah bahwa pihak keamanan kampus dan kepolisian juga ikut membantu jalannya acara tanpa ada masalah.

(Doc. PMII Komisariat UIN Walisongo Semarang)

Penulis: Aji Firman

Editor: Iftah

Aji

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Zairotus Sholikah: Aktif di Organisasi Bukan Penghalang Menjadi Wisudawan Terbaik

Rab Agu 25 , 2021
Zairotus Sholikah, mahasiswi asal Demak menjadi wisudawan terbaik tingkat Universitas dan Fakultas Ushuluddin dan Humaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang periode Agustus 2021 dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.86. Perempuan yang akrab dipanggil Zair itu memang berprestasi sejak kecil dan banyak mendapatkan beasiswa. “Sejak MI (Madrasah Ibtidaiyah) sampe MA […]